Apakah aku telah lelah menghitung purnama?
Baru empat saja, Nida
Masih bersisa di perjalanan waktu
Nafasku mulai terengah
Seakan seluruh udara tercemar peluh
Tiada lagi kata untuk puisi
Hanya tertinggal hati dengan perih tiada terperi
Duh!!
Aku tak boleh mengeluh
Bila menangis, bolehkah?
Tak hendak lagi kuhitung sisa purnama
Mataku tak sanggup menyapu ujung perjalanan
Kupapah jiwa
Kubesarkan hati
Empat purnama telah berjalan
Tak boleh aku terjerambab
Bukankah akulah yang tersenyum itu?
Semoga saja..
12 desember 2008
Minggu, 29 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar