Powered By Blogger

Minggu, 29 Maret 2009

Ini tentang bintang ketika ia tak lagi datang
Bahkan satu bintang yang tak ada lagi di langit petang
Mengapa dia?
Adakah takut pada purnama?
Atau pada hatiku yang selalu mengutuknya?


Duh!! Bintang...
Kemana kau saat malam semakin kelam?
Kemana kau saat aku berjalan di bawah redup sinar bulan?
Mengapa hanya ada kejauhan?
Adakah langitku terlalu hitam untuk kau bayangkan??


Duh!!...Bintang..
Maafkan aku untuk satu kesalahan
Jika memang ternyata harus tak ada perasaan
Lalu, mengapa sekarang..
Ada suara-suara yang mengusikku
Yang ternyata berasal dari rumahmu
Rumahmu yang terlalu jauh
dan tak pernah terlanjur kutempuh
Rumahmu di langit yang biru...

24,25,26 Desember 2007
Dan hari-hari sebelum dan sesudahnya semenjak itu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar