Rinduku di padang purnama
Aku tak punya wajah untuk menatap cinta
Aku tak punya muka untuk mengukir makna
Gerimis turun di sepinya dunia kata
Tak apa!Toh tak ada siapa-siapa
Bahkan jika hujan deras tak mereda
Hanya ada beberapa mata yang terjangkau oleh jiwa
Tertembus oleh muramnya cahaya
Kau tak perlu terpana!
Aku sudah biasa! Tak percaya?
Lihat saja ke dalam sana
Ada ratusan kata yang melata,
ada seribu kecewa yang menganga, ada luka
ada juga bahagia, canda
dan cinta tak bernama
Untuk seorang manusia, yang setia pada tintanya...
Bulan Fitri, 16 Oktober 2007
Minggu, 29 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar