Powered By Blogger

Minggu, 29 Maret 2009

Tersesat aku di jalanan ini
Terseok aku di liku ini
Terbengkalai hatiku di sini
Aku tak cukup mengerti
Tercemar segala percayaku
Maaf, bila hatiku tak lagi sesuci dulu
Ingin aku menyapamu
duhai segala sesuatu yang pernah mengisi hati
Di mana arti bersama?
Entah, aku tak lagi tau
Mereka menjeratku di sini
Dalam pertempuran hati dan fikir
Tak tau aku di mana letak kebenaran
Entah pula dengan kejujuran
Di ucapkah?
Di hatikah?
Di fikirkah?
Atau di tempat yang tidak terjangkau cahaya?
Segala kenyataannya berbeda
Tak pernah ada yang sama
Dan akhirnya, aku memilih diam
Bergulat dengan ruh ku sendiri
Bukankah lebih baik begitu
Ah!!
Diam saja kalian semua
Aku telah belajar mengendalikan hati
Jangan pernah giring aku ke dunia kalian
Beda, sungguh beda
Tentu saja!!
Bagaimana bisa aku mengikuti kalian?
Duniaku sungguh lebih indah dan bermakna
Dan segalanya,
Dan segalanya, hanya untukku
Tersimpan dengan rapi di hati
Begitu indah..
Dan semuanya, tentu saja tak pernah ada di sini
Di tempat pertarungan hati dan fikir ini
Semoga aku bisa cepat pulang ke sana
Dalam penantian
Aku hanya diam saja
Cukup!!
Aku telah mengerti


Udiklat PLN Tuntungan
14 Oktober 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar