R U M I T
Tak hendak kujelaskan
Tak perlu tau, tak usahlah mengerti
Aneh, memang
Gerhana bersama hati
Segala hal berada di satu garis lurus
Jangan tanyakan dimana umbra dan yang mana penumbra
Gelapkan saja segalanya hingga benar-benar gelap
Hingga aku lelap
Tak, bukan sekejap ku berjingkat menuju
Selalu terhenti di setapak jalanku
Singkirkan batu,
namun aku bukanmu
Bukan yang mengetuk pintu untuk bertamu
Ya, gelapkan saja
Sepekat malam tanpa lentera
Segulitaku, setidakmengertianmu
Apa guna kefahaman?
Jika aku tergugu
Menyendiri di tepi kisahmu
Bukan aku penulisnya
Jadi tak bisa kureka akhir cerita
Aku hanya kata
Mungkin tak cukup syarat untuk diksimu
Atau mungkin tanda baca?
Entah..
Terserahmu
Gerhana?
Ketika dalam labirin
Gelapkan saja segelap-gelapnya
Mungkin akan tiba saatnya aku kecewa
Saat matahari kembali
Dan dapat kubaca cerita apa sebenarnya yang telah kau rangkai....
19 Juni 2009
Selasa, 09 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar